Kamis, 25 Juni 2020

PENCINTA KUCING MEOW"

Pecinta Kucing Diklaim Punya Kualitas Hidup Lebih Baik, Ini Kata Ahli

Assalamualaikum wr.wb hai sahabat blogger bacaan untuk kalian sudah hadir...kali ini saya akan memberikan informasi mengenai kucing, informasi pengetahuan mengenai keutamaan Memelihara Kucing dalam Islam. Dibaca sampai habis yaa selamat membaca, Semoga bermanfaat 

Memiliki binatang peliharaan memang lumrah dilakukan banyak orang. Terlebih jika binatang yang disukai adalah kucing. Binatang berbulu nan lucu itu kerap dipilih masyarakat sebagai hewan peliharaan, bahkan menjadi teman ketika berada di rumah.
Namun, tahukah kamu jika menyukai kucing punya manfaat yang akan membuat hidupmu panjang umur karena merasa selalu bahagia?
Melansir dari Healthline, Sabtu (28/12/2019), penelitian yang dilakukan di Australia menemukan bahwa pemilik kucing memiliki kesehatan psikologis yang lebih baik dibanding mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan. Tingkat stres seseorang yang memelihara kucing lebih rendah.
Kucing menjadi salah satu hewan peliharaan favorit bagi banyak orang. Sayangnya, karena jumlah dan spesiesnya yang cukup banyak, kucing tak bertuan di Indonesia tak sedikit jumlahnya
Kerap hal ini membawa kekhawatiran bagi banyak pihak, karena hewan-hewan liar tersebut juga berisiko menularkan berbagai penyakit, salah satunya rabies. Bahkan, tak sedikit pula kucing liar yang memiliki kondisi mengenaskan.
Hal ini lantas menggerakkan hati para pecinta kucing, baik itu kucing jalanan dan kucing ras, agar bisa lebih peduli lagi dengan makhluk hidup tersebut. Hingga akhirnya membentuk komunitas yang mereka namakan Save Love Cat (SLC).

Kucing aktif di malam hari

Kucing sebenarnya bukan nokturnal. “Kami mungkin berpikir begitu karena kami paling sadar akan kucing-kucing kami ketika mereka menabrak wajah kami pada jam tiga pagi. Kucing sebenarnya adalah krepuskular, yang berarti mereka paling terjaga saat senja dan fajar,” kata Jackson Galaxy, ahli perilaku dan kesehatan kucing, pembawa acara My Cat From Hell dari Animal Planet dan penulis terlaris New York Times.


"Ini karena di alam, mangsa alami mereka terjaga saat senja dan fajar,” lanjutnya. Seiring waktu, Anda dapat menyesuaikan kucing Anda dengan jadwal tidur Anda. Anda harus memberi mereka makan di sekitar waktu yang sama setiap hari sehingga mereka masuk ke ritme.

Kucing suka menyendiri dan tidak mencintai seperti anjing

“Dalam membandingkan perilaku mereka dengan anjing, kita akhirnya menyebut kucing hal-hal seperti 'menyendiri,' 'terlalu mandiri,' bahkan 'tidak mencintai.' Tidak adil ketika menghakimi kucing hanya karena mereka tidak diprogram untuk membuat kita manusia bahagia," kata Galaxy.

Susu adalah suguhan yang bagus untuk kucing

Sama seperti manusia, kucing dapat menjadi toleran laktosa. Meskipun kucing sering dikaitkan dengan susu, Anda tidak boleh memberi makan susu pada kucing Anda jika ia toleran laktosa.


"Semua mamalia dilahirkan dengan kemampuan untuk mencerna susu ibu mereka karena tubuh mereka mengandung enzim laktase yang memecah protein laktosa," kata Dawn LaFontaine, sukarelawan penampungan kucing, blogger kucing, dan pendiri Cat in the Box.



"Namun, begitu anak kucing disapih, ususnya berhenti memproduksi enzim ini." Memberi makan susu pada kucing dapat menyebabkan perutnya tak enak, muntah, dan diare.  

Kucing dan anjing tidak bisa bergaul

Kadang-kadang, beberapa kucing dan anjing tidak cocok. Tapi itu sama dengan dua manusia yang tidak akur. Galaxy menyebutkan, ini semua tentang mengetahui cara berkomunikasi satu sama lain. Kucing dan anjing dapat dengan mudah bergaul selama kita, sebagai manusia, membantu mereka berkomunikasi dan hidup berdampingan.


Kamis, 16 April 2020

Memelihara Kucing

Keutamaan Memelihara Kucing Dalam Islam


Assalamualaikum wr.wb hai sahabat blogger bacaan untuk kalian sudah hadir...kali ini saya akan memberikan informasi mengenai kucing, informasi pengetahuan mengenai keutamaan Memelihara Kucing dalam Islam. Dibaca sampai habis yaa selamat membaca, Semoga bermanfaat πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯
😻Islam sabagai din merupakan agama yang baik dan sempurna, karena Islam tidak hanya mengajarkan kita untuk mencintai, menjaga dan berperilaku baik terhadap sesama, namun juga memerintahkan kita untuk menyayangi dan berperilaku baik kepada semua makhluk ciptaan Allah SWT. Dan Islam juga memperingatkan agar kita menyayangi hewan peliharaan. Sekalipun itu binatang sembelihan, seperti yang tertulis dalam hadits berikut :
“Barangsiapa menyayangi meskipun terhadap hewan sembelihan, niscaya Allah akan merahmatinya pada hari kiamat.” (HR. Bukhari)
Maksud dari hadits tersebut adalah, seseorang yang menyayangi hewan seperti hewan sekalipun hewan tersebut adalah hewan sembelih, Allah akan merahmati orang tersebut pada hari kiamat.
Dan sebagai seorang muslim kita tahu bahwa semasa hidupnya Rasulullah SAW. memiliki binatang peliharaan berupa kucing. Dan beliau sangat menyayangi kucingnya. Kucing memang merupakan hewan yang bisa dijadikan sebagai peliharaan, sekaligus dijadikan teman oleh manusia, karena dengan memelihara kucing kita jadi punya kesibukan dan tidak merasa kesepian.
Islam tidak melarang umatnya memelihara kucing, karena kucing memiliki beberapa keutamaan menurut Islam. berikut keutamaannya menurut Islam :
  1. Kucing bukan hewan najis
Dari Abu Qotadah, Rasulullah SAW. bersabda :
"Kucing ini tidaklah najis. Sesungguhnya kucing merupakan hewan peliharaan yang sering kita temuidan berada disekeliling kita.” (HR. At-Tirmidzi)
Dan dalam riwayat Abu Daud diceritakan dari Kabsyah binti Ka’ab bin Malik(dia adalah istri dari anak Abu Qotadah). Wanita ini mengatakan bahwa Abu Qotadah pernah masuk ke rumah, lalu dituangkanlah air wudhu padanya. Kemudian tiba-tiba datanglah kucing. Bejana air wudhu lantas dimiringkan, lalu kucing itu minum dari bejana tersebut. Abu Qotadah pun melihat wanita tadi merasa heran padanya. Abu Qotadah pun mengatakan, “Apa kau heran dengan tingkahku, wahai anak saudaraku?” Wanita tersebut lalu menjawab iya. Lalu Abu Qotadah menyebutkan hadits diatas mengenai kucing yang merupakan bukan binatang najis. Namun, itu bukan berarti kucing adalah hewan yang dapat kita sembelih dan dimakan. Berbeda dengan hukum memelihara anjing dalam Islam, kucing tidak najis dan bukan binatang yang haram untuk dipelihara, namun binatang haram dalam Islam untuk disembelih dan dimakan.
  1. Kucing dapat sebagai obat terapi untuk mental
Kucing terkenal sebagai hewan peliharaan yang setia dan menghilangkan rasa kesepian. Dan orang yang memelihara kucing seringkali mengajak kucingnya mengobrol dan bermain, hal tersebutlah yang dapat menjadi obat terapi untuk mental atau emosi yang sedang tidak stabil. 
  1. Mengajarkan untuk memiliki sikap empati
Memiliki hewan peliharaan seperti kucing atau yang lainnya dapat membuat seseorang memiliki rasa empati yang tinggi. Karena tanpa disadari ketika kita memiliki hewan peliharaan kita mencoba untuk mengerti apa yang dirasakan hewan tersebut. Maka ketika kita telah berempati terhadap hewan, tentu kita akan memiliki rasa empati kepada sesama.
  1. Sedekah
selalu mengajarkan agar umatnya berbuat baik keepada setiap makhluk hidup, dan menganjurkan umatnya untuk senantiasa bersedekah. Dalam bersedekah tidak hanya dapat dilakukan kepada sesama,, namun juga dapat dilakukan melalui hewan-hewan dan makhluk hidup bernyawa lainnya. Seperti yang dikatakan dalam hadits berikut :
“Pada setiap sedekah terhadap makhluk yang memiliki hati (jantung) yang basah (hidup) akan mendapatkan pahala kebaikan. Seorang musllim yang menanam tanaman atau tumbuh-tumbuhan yang kemudian dimakan oleh burung-burung, manusia, atau binatang, maka baginya sebagai sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  1. Diampuni dosa-dosanya
Diriwayatkan dalam sebuah hadits :
“Seorang wanita pelacur melihat seekor anjing di atas sumur dan hampir mati karena kehausan. Lalu wanita tersebut melepas sepatunya, diikatnya dengan kerudungnya dan diambilnya air dari sumur (lalu diminumkan ke anjing itu) edngan perbuatannya itu dosanya diampuni” (HR. Bukhari)
Dalam hadits tersebut kita dapat mengetahui bahwa menolong atau memberi makan dan minum hewan merupakan sebuah kebaikan. Dan jika seseorang memelihara kucing, maka ia telah melakukan kebaikan.
  1. Mendapatkan pahala

Dengan memelihara dan menyayangi kucing dengan baik maka kita telah melakukan kebaikan, dan telah dikatakan dalam sebuah hadits bahwa memberi makan setiap makhluk yang bernyawa adalah sedekah, dan hal tersebut dapat mendatangkan pahala. Namun, sebagai muslim yang baik janganlah berpaku pada pahala yang didapat, lakukan semua itu karena niat tulus semata untuk ridha Allah SWT.
  1. Mengajarkan untuk saling menyayangi
Memelihara kucing atau hewan lain mengajarkan kita untuk menyayangi setiap makhluk hidup ciptaan-Nya dan tidak berbuat aniaya.
  1. Menjadikan Rasulullah SAW. sebagai teladan
Dengan memelihara seekor kucing, seseorang telah menjadikan Rasulullah SAW, sebagai teladannya. Karena semasa hidupnya Rasulullah menyayangi setiap makhluk hidup ciptaan-Nya dan tidak berbuat aniaya. Bahkan dikisahkan, bahwa Rasulullah juga memiliki seekor kucing sebagai peliharaan. Kucing tersebut sering tidur diatas jubah yang sering dipakai Rasulullah, dan ketika kucing tersebut tidur diatas jubah itu, Rasulullah tidak ingin mengganggunya sehingga beliau memotong lengan jubah yang ingin dipakainya tersebut untuk agar tidak menggangu tidur si kucing.
Hukum memelihara kucing dalam Islam memang diperbolehkan, namun hal tersebut tetap ada batasan-batasannya, sebagai muslim kita tidak boleh menyayangi kucing melebihi cinta kita kepada Allah SWT. dan jangan sampai membuat kita melupakan kewajiban kita kepada Allah SWT. Segala sesuatu perkara telah Allah berikan aturan dan ilmunya melalui sumber syariat Islam yaitu Al-Qur’an dan hadits, maka dati itu sebagai muslim yang baik kita haruslah mengikuti sumber pedoman dan dasar hukum Islam yang ada.
Sudah dulu informasi pengetahuan mengenai keutamaan memelihara Kucing dalam Islam πŸ™πŸ™
Wassalamu'alaikum wr.wb
Jangan lupa Share πŸ“©πŸ“©πŸ“©
Nama Kucing : Bulbu,Balba,Cleo
Instagram : @Missnabilah_Bella
Twitter : MissNabilah Bella
YouTube : MissNabilah Septianingsih
Blogger : MissNabilah Bella